Red Flags!

Perhatian!

Halaman / materi Magical Romance ini hanya untuk pria, dengan kriteria khusus pembaca pria 25 tahun ke atas yang SUDAH STABIL karir, finansial dan emosional. Magical Romance ini bukan untuk semua kalangan dan bukan untuk sembarang kalangan. Silakan tinggalkan halaman ini jika Anda tidak termasuk kriteria!

3d-magicalromance5-redflags-1500px

(Exclusive Relationship E-Book)

Seri ke-5 Magical Romance

Red Flags!

Pengetahuan Rahasia, Bagaimana Awal Mula Wanita Anda Memadamkan Api Ketertarikannya kepada Anda & Kapan Ia akan “Tidur” dengan Pria Lain

“Ilmu termahal yang akan menyelamatkan hubungan relationship dan pernikahan Anda”

 

Halaman Pembuka yang mungkin akan Membuat Anda Shock …

[ Definisi ]

RED FLAGS: “tanda-tanda, atau sinyal-sinyal tidak wajar dari wanita Anda, yang menunjukkan bahwa hubungan relationship Anda atau hubungan pernikahan Anda, sedang mengarah kepada jurang bahaya → padamnya api ketertarikan, dan terjadinya ketidaksetiaan”. (Prince)

Saya akan mengawali halaman pembuka ini dengan 3 (tiga) pengalaman yang terjadi dalam hidup saya.

 

FEBRUARI 2017

Sepotong pesan Whatsapp masuk. Dari seorang wanita muda rekan seprofesi, sudah bersuami—suaminya ada proyek di luar kota. Isi pesannya: “Kamu bisa datang ke tempat aku? Aku butuh disentuh kamu

Dalam batin saya langsung berteriak: “WHAT??!!!”

 

JUNI 2018

“Ping”. Satu pesan Whatsapp dari nomor tidak dikenal, masuk. “Kakak…”

Di dunia ini hanya ada 1 wanita yang memanggil saya dengan sebutan khas tersebut; mantan saya.

+ “Ada apa adek?”

– “Ga ada apa-apa. Kakak gimana kabar?”

Beberapa menit berbalas pesan, arah pembicaraan menjadi jelas.

– “Kakak, mau ketemu adek nggak?”

+ “Ketemu… untuk? Kakak sudah punya pacar, adek. Itu profil foto Whatsapp, adek sama pacar, kan?”

“Tenang saja, pacar adek engga akan tau. Ketemu yuk”

Dalam hati: “ANJRIT—!!!”

 

JULI 2018

Tempat duduk saya di kendaraan travel, bersebelahan dengan seorang gadis muda berkerudung. Di jaket sweaternya terbaca jelas bordiran: Prodi Bahasa & Sastra Inggris. Bersamaan ketika saya duduk, ia bertanya:

– “Itu tadi yang nganter pacarnya ya?”

Karena wajahnya menghadap ke wajah saya, pertanyaan tersebut jelas ditujukan kepada saya.

+ “Iya, diantar pacar”

– “So sweet, dia punya pacar yang mau memeluk dan mengecup keningnya di tempat publik”

Insting “pria” saya langsung merasakan atmosfer aneh. I felt something fishy behind that statement, dan langsung saja aya lontarkan balasan netral, dengan intonasi pelan dan perlahan.

+ “I bet your boyfriend did the same—saya yakin pacar kamu juga pasti melakukan hal yang sama kepada kamu”

Eh, wajahnya malah langsung sumringah, dan langsung menunjukkan jemari tangan yang terlingkar cincin.

– “I’m engaged. Saya sudah tunangan. Dua bulan lagi menikah”

Saya rolling-eyes, langsung pingin menimpali, “Urusannya sama gue?”, tapi akhirnya saya lebih memilih menjawab:

+ “Ooh…”

Saya tahu betul gadis ini playing, sedang nge-game, dan saya sedang malas untuk meladeni hal remeh-temeh begitu. Namun ternyata tanpa diminta, yang bersangkutan memperlihatkan galeri foto di smartphone-nya, menunjukkan kebenaran dari yang diucapkannya. Saya hanya mengangguk-angguk. Ya sudah, OK, dia melihat saya tadi bersama partner saya, dan, dia juga sudah bertunangan. Logikanya, jika kemudian di sepanjang perjalanan memang harus terjadi obrolan, maka topik pembicaraan pasti bakal netral alias biasa-biasa saja. Logika sederhananya pasti begitu, kan? Dan ternyata, NO, I’VE BEEN WRONG.

– “Mas dulu kuliah di mana?”

+ “Tidak terkenal, sih, dan orang juga tidak banyak yang tahu”

– “Jurusannya deh”

+ “Perempuan biasanya jago nebak”

Sementara dia—dengan polosnya—langsung berpikir menebak-nebak, saya sibuk membalas pesan whatsapp rekan bisnis.

– “Psikologi”

+ “Wrong—keliru”, mata saya masih menatap smartphone.

– “Ekonomi”

Ya ampun. Asli, wajah saya sudah bete. Dan, tetap dengan wajah tanpa menoleh, saya masih bersedia meladeni:

+ “Kalau bisa menebak benar, hadiahnya wajan sama panci”

– “Enggak tau, ih!”

Saya terperanjat, lantaran saat dia responsif bilang “enggak tau, ih”, jari tangannya mencubit perut saya! What the f*ck?!

– “Jadi jurusan kuliahnya apaaa?”

And then, she laid her hand on my thigh—dia meletakkan telapak tangannya ke paha saya dan mengusap-usap paha saya!

Saya melotot, dan luar biasa bertanya-tanya: Apakah wajar, seorang perempuan, yang sudah bertunangan, mencubit perut, dan meletakkan jemari tangannya di paha laki-laki asing?

Ini bukan interaksi sosial yang kasual, ini jelas gelagat hasrat seksual!—dia baru melepaskan tangannya setelah saya memintanya agar melepaskan sentuhannya. Saya punya pengalaman mirip seperti ini, dan, karena merasa situasi seperti ini memang sangat familiar, saya langsung sedikit membungkukkan badan, dan bertanya dengan suara lirih:

+ “Apa di awal bulan ini kamu period (haid)?”

– “Eh?”

Saya langsung buka smartphone, men-tap ikon aplikasi kalender, dan kembali bertanya,

+ “Sekarang tanggal 15. Jika, masa period kamu normal, dengan siklus stabil 28 hari, maka kamu period di tanggal… 3 sampai tanggal 9 kemarin, …benar?”

“Mas? Mas dokter kandungan? Kok bisa tau??”

Saya langsung duduk bersandar dan mengusap wajah, dan berseru keras dalam hati, “Pantas! Today you are at the peak of ovulation!—hari ini kamu sedang berada di masa subur!”

***

Tiga penggal kejadian di atas, yang tidak pernah saya bayangkan akan saya alami, membuat jawaban atas pertanyaan saya selama 10 tahun terakhir, menjadi lengkap dan utuh.

Pertanyaan tentang:

“Apa faktor utama yang sebetulnya membuat seorang wanita melepas kesetiannya terhadap prianya, hingga kemudian melakukan kontak fisik yang intim dengan pria lain dan sampai ‘tidur’ dengan pria lain, ketika ia sebetulnya sudah memiliki pasangan / suami resmi?”

Dan, bukan karena guna-guna atau karena pengaruh sihir klenik—sebab yang saya bahas adalah wanita yang secara sadar mencari kehangatan pria lain—dan ternyata JAWABANNYA:

  • BUKAN karena kebutuhan emosinya yang tidak tercukupi, atau karena kebutuhan seks-nya tidak terpenuhi, karena fakta yang banyak terhidang di depan mata saya, justru rata-rata wanita-wanita ini berada dalam hubungan yang stabil dengan prianya.
  • Dan, wanita yang infidel/unfaithful, yang berubah menjadi tidak setia seperti ini, juga BUKAN karena disebabkan prianya kurang manly, karena bahkan yang partner prianya terbilang manly pun wanitanya masih bisa berbagi ranjang dengan pria lain.
  • Dan JUGA BUKAN karena wanitanya “gatel”, atau “hyperseks”, BUKAN! Melainkan, ternyata karena ada 1 faktor primer/utama yang nyaris tidak banyak diketahui oleh pria yang sudah memiliki hubungan relationship/pernikahan dengan wanita, yang menjadi penyebab, terjadinya hal yang mengejutkan seperti ini.

To all of my respected fellow-men, kepada seluruh pria di Indonesia yang saya hormati, jika Anda sudah memiliki istri, ketahuilah, bahwa BUKAN HAL MUSTAHIL, ketika Anda aktif memiliki rutinitas seksual dengan istri Anda, di saat yang sama di waktu yang tidak Anda duga dan Anda ketahui, istri Anda MENERIMA DENGAN SUKARELA ASUPAN “BENIH” dari laki-laki lain.

Di banyak kasus rill yang sifatnya rahasia yang saya peroleh dan saya pelajari (dan sebagian saya alami sendiri), wanita yang sudah bersuami justru malah lebih leluasa untuk mengambil opsi mencicipi rasa hangat “benih” pria lain, dan ia tidak khawatir jika terjadi kehamilan, karena ia akan membuat Anda merasa bahwa Andalah satu-satunya pria yang menghamilinya → O jelas, karena memang Anda suami sah-nya, Anda sudah pasti berpikir dan beranggapan 100%, bahwa vagina istri Anda hanya Anda saja yang mencicipi—MAN, YOU’RE TOTALLY WRONG! ANDA KELIRU BESAR!

Let’s cut it out, saya kian blak-blakan saja.

Jika istri Anda ternyata membuka lebar-lebar pahanya untuk pria lain, atau melakukan hubungan seks secara spontan dengan pria lain tetangga komplek perumahan Anda misalnya, apakah wanita Anda / istri Anda yang salah? WRONG AGAIN! KELIRU JUGA! Yang salah adalah Anda, KENAPA ANDA BISA TIDAK SADAR!sehingga Anda bisa mengantisipasi sifat “infidelity” yang secara inheren melekat pada wanita dan sewaktu-waktu bisa bergelora karena faktor X biologisnya?!

Lalu Anda, my friends, yang saat ini sedang dalam hubungan relationship, atau sudah berada di tahap tunangan, dan bahkan pernikahan, Anda sudah lihat, kasus hipotetis dan kasus riil yang sudah saya paparkan dan saya tunjukkan di atas barusan?

Jika… seorang pria yang statusnya sudah sebagai “suami sah” saja masih bisa “kecolongan” di mana istrinya diam-diam mengajak pria lain untuk berbagi kenikmatan seksual dengannya, maka apa yang membuat Anda merasa secure merasa aman bahwa partner Anda—yang statusnya hanya pacar atau tunangan itu—tidak akan melakukan hal yang sama?

I do truly feel pity to those husbands, boyfriends and fiances who had been unexpectedly betrayed behind their back by their womensaya sungguh benar-benar merasa ikut tersayat dan luar biasa prihatin, kepada pria-pria/suami yang diselingkuhi wanitanya secara diam-diam di belakang mereka di luar dugaan, dan mereka tidak sadar hal ini [bisa kapan saja] terjadi.

Dan sebagai rasa solidaritas sebagai sesama pria, sekaligus sebagai moral-obligation (kewajiban-moral) karena saya sangat mengetahui bidang tidak lazim ini, saya harus membeberkan pengetahuan penting dan rahasia yang saya ketahui ini, kepada sebanyak-banyak pria; Anda.

Saya akan membeberkan kepada Anda apa itu ilmu biomekanika wanita, dan bagaimana biomekanika tubuh wanita bekerja dan memiliki cara kerja yang berbeda dengan pria.

Mengetahui ilmu baru yang satu ini, pandangan dan wawasan Anda akan menjadi lebih luas, tentang bagaimana dan mengapa, wanita yang sudah berada dalam hubungan resmi, bisa memberikan kenikmatan “mahkotanya” kepada pria lain, tanpa pernah diduga oleh siapapun.

Ini adalah pengetahuan tertinggi bagi seorang pria dalam kehidupan romansa dan relationship!

Dan bukan sekedar pengetahuan informatif semata, saya juga akan menambah materi rahasia ini, dengan 3 cara spesifik yang akan mencegah kejadian di atas menimpa Anda (preventive methods).

Atau kalaupun, hal pahit di atas benar-benar terjadi dan menimpa Anda, setelah melahap habis ilmu rahasia di e-book ini Anda justru malah akan tertawa karena apa yang wanita Anda lakukan di belakang Anda, itu sama sekali tidak akan lagi menyengat harga diri maupun ego pria Anda, karena Anda sudah tahu, apa yang harus Anda lakukan (curative methods).

E-book ini saya jamin dan saya garansi, akan menyelamatkan relationship, dan pernikahan Anda.

Rekan Anda,

Prince

Investasi yang cukup Anda keluarkan untuk akses materi ekslusif Magical Romance #5 – RED FLAGS dan menjaga api ketertarikan wanita Anda / istri Anda tetap menyala dan tidak akan padam, serta menyelamatkan hubungan relationship / pernikahan Anda:

Rp2.000.000,-

Yang akan Anda dapatkan:

  • Private class tatap-muka 1-on-1 selama 3 jam (lokasi private-class mall-mall Jabotabek).

Silakan kontak Prince via LINE @theprince.co.id << klik / tap, lalu chat cukup dengan 1 kata: ROMANCE#5, dan Anda akan menerima instruksi lengkap secara otomatis.

[]

Private Class “Red Flags” ini mulai semenjak Maret 2019, resmi dibuka untuk umum.